Barcelona Mesti Waspada dengan Klausul Buy-Out Messi

Barcelona Mesti Waspada dengan Klausul Buy-Out Messi

Barcelona disebut perlu berhati-hati dengan klausul rilis Lionel Messi, setelah kepergian Neymar. Angka-angkanya tak terlalu mustahil lagi sekarang.

Neymar meninggalkan Barcelona secara sensasional setelah Paris Saint-Germain menebus klausul buy-out miliknya senilai 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun. Kepindahannya jadi rekor transfer dunia dan tak terprediksi sebelumnya, mengingat angka yang terlibat amat besar.

Tapi kini setelah PSG menunjukkan bahwa transfer itu memungkinkan untuk dilakukan, Barcelona disebut perlu waspada. Messi bisa saja ditebus oleh klub-klub kaya meski klausul rilisnya bakal jauh lebih besar.

Manajer Liverpool Juergen Klopp menilai, transfer Neymar membuat angka 300 juta terlihat memungkinkan.

Itu cukup sederhana. Sampai saat ini, transfer itu pada dasarnya terlihat mustahil. Kemudian muncullah daftarnya, dengan klausul rilis untuk Barcelona. Leo Messi, 300 juta euro,Klopp berbicara kepada DAZN, sebagaimana dikutip Soccerway..

“Dalam periode hanya sebulan, harganya tiba-tiba terdengar memungkinkan juga. Itu sebelumnya jumlah yang keterlaluan. Mereka cuma memasang harga itu asal-asalan. Maksud saya, siapa yang akan membayar 300 juta euro? Dan sekarang itu benar-benar terjadi

Atlet Biliar Antusias Bidik Emas di SEA Games 2017

Atlet Biliar Antusias Bidik Emas di SEA Games 2017

SEA Games – Tim nasional biliar sudah menjalani pemusatan latihan di Mess, Pulo Asem, Jakarta Utara, sejak awal tahun 2017. Minimal satu medali emas ditargetkan tim nasional Biliar dalam perhelatan SEA Games 2017 mendatang di Kuala Lumpur, Malaysia.

Tim inti berisikan 10 orang juga sudah dibentuk. Mereka adalah Arun, Gebby Adi Wibawa Putra, Irsal Afrinneza Nasution, Jaka Kurniawan, Jefry Zen, Marlando Sihombing, Muhammad Bewi Simanjuntak, Yoni Rachmanto, Angelina Magdalena Ticoalu, dan Silviana Lu.

Biliar sendiri menjadi salah satu andalan Indonesia dalam meraih medali emas. Di SEA Games kali ini, biliar mempertandingkan tujuh nomor yakni snooker single, snooker doubles, english billiards single (100 points up), english billiards double, 9-ball pool singles men, 9- ball pool doubles, dan 9-ball pool singles women.

Sebelas hari jelang keberangkatan, Kepala Pelatih Tim Nasional Biliar Robby Suarly mengaku timnya dalam kondisi siap tempur. Persiapan bahkan disebutnya lebih baik dibandingkan sebelum-sebelumnya.

Di SEA Games nanti, tim biliar Indonesia ditargetkan bisa membawa pulang setidaknya satu medali emas.

Sementara dari segi persaingan, Robby menyebutkan bahwa Filipina akan menjadi pesaing terkuat tim Merah Putih. Singapura dan Vietnam juga tidak bisa diremehkan. Sementara dari sisi divisi snooker, mantan pemain tim nasional biliar ini mengatakan bahwa tuan rumah akan menjadi hadangan besar. Berikutnya ada Thailand.

Tekad Vinales Naik Podium Lagi

Tekad Vinales Naik Podium Lagi

Spielberg – Rider Movistar Yamaha Maverick Vinales bertekad kembali naik podium, seiring dengan berlanjutnya seri balapan MotoGP 2017 di Red Bull Ring pada akhir pekan.

Vinales mengawali paruh kedua musim dengan finis ketiga dalam balapan di Brno akhir pekan lalu. Hasil itu sekaligus menyudahi rentetan tiga balapan tanpa podium buatnya. Sehari usai balapan, dalam tes resmi di Brno, Vinales menempati posisi ketiga lagi.

Hasil dalam balapan dan tes di Brno tersebut kini bakal menjadi modal buat Vinales dalam menghadapi MotoGP Austria yang dihelat di Red Bull Ring, salah satu sirkuit yang dengan karakter cepat.

“Setelah kembali naik podium akhir pekan lalu kami jadi lebih percaya diri dan saya merasa cukup oke untuk menjalani seri berikutnya,” ujar Vinales.

“Pada hari Senin di Brno, kami menjajal banyak hal, seperti memoles akselerasi yang akan sangat penting buat balapan di Austria. Kami sudah membuat sejumlah peningkatan dalam tes, dan saya merasa gembira dan siap untuk balapan mendatang.”

“Kami tahu harus naik podium di balapan berikutnya untuk bisa terus terlibat dalam persaingan gelar juara dunia dan untuk itu kami harus terus menjaga perasaan yang ada saat ini demi mengejar kemenangan,” tuturnya.

Vinales, yang sejauh ini menempati posisi dua di bawah Marc Marquez (Repsol Honda) dengan selisih 14 angka, menyudahi balapan di Austria tahun lalu dengan berada di posisi keenam.

Tantangan Naik Podium di Red Bull Ring untuk Rossi

Tantangan Naik Podium di Red Bull Ring untuk Rossi

Valentino Rossi belum pernah bisa naik podium di Red Bull Ring pada kelas primer. Bisakah ia melakukannya untuk kali pertama pada akhir pekan ini?

Di kalender saat ini, Red Bull Ring menjadi satu-satunya sirkuit tempat Rossi belum pernah sekali pun menginjakkan kakinya di atas podium pada kelas primer.

Pun begitu, Red Bull Ring memang baru kembali menjadi tempat perhelatan kejuaraan dunia balap motor grand prix pada 2016 setelah sebelum itu dua kali menghajat balapan pada 1996 dan 1997 — menggantikan Salzburgring (1971-1994).

Untuk diketahui, Rossi baru tampil di kelas primer pada tahun 2000. Artinya sejauh ini baru satu kali Rossi berkesempatan tampil di Red Bull Ring pada kelas primer.

Dalam penampilan tunggal Rossi di Red Bull Ring pada kelas MotoGP, rider Movistar Yamaha tersebut harus puas dengan posisi finis keempat. Balapan tahun lalu itu memunculkan Andrea Iannone, Andrea Doviziso, dan Jorge Lorenzo di podium.

Pun begitu, Rossi mampu naik podium di Red Bull Ring ketika tampil pada kelas 125cc di tahun 1996 dan 1997, yakni posisi ketiga dan kedua secara berurutan.

Menjelang balapan MotoGP Austria di Red Bull Ring pada akhir pekan, Rossi pun menungkap harapannya untuk bisa merebut podium pertamanya pada kelas MotoGP di sirkuit tersebut.

Langsung balapan lagi sangat penting buat kami, terlebih setelah tes hari Senin di Brno ketika kami menjajal sedemikian banyak hal. Di MotoGP Republik Ceko lalu kami kencang di segala kondisi dan tes sudah membantu kami mendapat pemahaman lebih banyak.

Sekarang kita menuju sirkuit di Austria, yang tak terlalu menguntungkan buat kami. Tapi saya berharap kami bisa bersaing memperebutkan hasil bagus. Kini saya lebih nyaman dengan YZR-M1, saya bisa mengendarainya dengan lebih baik, dan saya berharap bisa memburu podium di setiap balapan.

Kejuaraan dunia masih terbuka dan akan jadi hal penting untuk meraih poin sebanyak mungkin.

Saat ini Rossi menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan 132 poin, terpaut 22 angka dari pemuncak klasemen Marc Marquez (Repsol Honda). Dalam balapan di Brno akhir pekan lalu, Rossi finis keempat. Sehari setelah balapan, The Doctor menjadi pebalap dengan catatan waktu tercepat dalam tes di sirkuit yang sama.

Matic Incar Gelar Juara Premier League di Musim Perdana Bareng MU

Matic Incar Gelar Juara Premier League di Musim Perdana Bareng MU

Sudah cukup lama sejak Manchester United cukup dekat untuk memenangi Premier League. Musim ini Nemanja Matic percaya diri MU mampu jadi juara.

MU sudah empat musim terakhir tak mampu bersaing di perebutan gelar juara. Jangankan mengejar trofi, ‘Setan Merah’ bahkan cuma sekali finis empat besar di periode ini yakni pada 2014/2015.

Menyambut musim baru, MU sudah memperkuat diri dengan baik. Selain Matic, pemilik gelar terbanyak divisi teratas Liga Inggris ini juga membeli Victor Lindelof dan Romelu Lukaku.

Meski baru saja kehilangan trofi Piala Super Eropa usai kalah dari Real Madrid, Matic percaya diri menatap dibukanya musim anyar Premier League. Jelang laga pertama melawan West Ham United di Old Trafford, Minggu (13/8/2017) malam WIB, Matic menegaskan keyakinannya untuk membawa MU juara musim ini.

Kami harus beristirahat dengan baik karena kami punya laga yang sangat penting di hari Minggu melawan West Ham, Matic.

Ini adalah awal Premier League dan pertandingan ini sangat penting untuk kami. Seperti yang Anda tahu, Premier League adalah target utama kami.

Ada banyak pertandingan, ini musim yang panjang. Tapi saya memperkirakan kami untuk tampil baik.

Selamat datang di Milan, Dalbert, dan semoga beruntung untuk petualangan kita bersama!

Selamat datang di Milan, Dalbert, dan semoga beruntung untuk petualangan kita bersama!

Inter Milan – Dalbert menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan Inter setelah ditebus dengan banderol sekitar €20 juta.

Akhirnya resmi mendapatkan tanda tangan Dalbert dari Nice pada bursa transfer musim panas ini dengan banderol dikabarkan mencapai €20 juta.

Pemain berusia 23 tahun tersebut telah menuntaskan tes medis kemarin (8/8) sebelum merampungkan kepindahannya dengan mengikat kontrak selama lima tahun.

Pemain Brasil ini menjadi rekrutan ke-enam Inter, menyusul kedatangan Matias Vecino, Milan Skriniar, Facundo Colidio, Borja Valero dan juga kiper Daniele Padelli.

“Dalbert Henrique Chagas Estevao sekarang sudah menjadi pemain Inter, dengan bek sayap Brasil ini telah menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2022,” tulis pernyataan klub.

Federer Harapkan Nadal Sukses Geser Murray Pekan Ini

Federer Harapkan Nadal Sukses Geser Murray Pekan Ini

Montreal – Pekan ini Rafael Nadal berpeluang menggeser Andy Murray sebagai petenis peringkat 1 dunia. Roger Federer berharap Nadal sukses melakukannya.

Jika Nadal bisa menembus semifinal Rogers Cup pada pekan ini maka petenis Spanyol tersebut dipastikan menjadi petenis putra peringkat teratas yang baru, menggeser Murray.

Nadal sendiri, yang sekarang ada di posisi dua di bawah Murray, belum pernah lagi menyandang predikat tersebut semenjak Juni 2014 silam. Terlebih setelah itu ia harus bergulat dengan sejumlah cedera.

Terkait itu, Federer benar-benar berharap Nadal berhasil dalam misinya tersebut. Namun, ia pun tetap menegaskan rasa hormatnya pada Murray yang saat ini masih memulihkan diri dari cedera setelah tersingkir dari perempatfinal Wimbledon.

Itu akan jadi hal yang masif,” kata Federer, mengenai kemungkinan Nadal kembali menjadi petenis peringkat 1 dunia saat turnamen Rogers Cup berakhir.

“Saya ingat ketika ia masih cedera tahun lalu dan saat ini ia tinggal berjarak beberapa partai lagi untuk bisa menempati peringkat 1. Tampaknya sangat jauh, tapi di saat yang sama juga amat dekat, jadi ia harus menjaga fokus saja.”

Saya berharap ia bisa melakukannya dan jika tidak maka saya ikut gembira untuk Andy yang jadi bisa bertahan lebih lama di posisi 1 karena laju yang ia perlihatkan sudah luar biasa. Saya punya respek besar pada Andy,” ucapnya.

Hadapi Mayweather, McGregor Pertaruhkan Jutaan Dolar dan Kariernya

Hadapi Mayweather, McGregor Pertaruhkan Jutaan Dolar dan Kariernya

McGregor dinilai membuat langkah yang salah dengan menantang Floyd Mayweather Jr berduel. Petarung UFC itu diprediksi akan rugi jutaan dolar dan bisa dibuat pensiun.

McGregor dan Mayweather akan berduel di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, 26 Agustus mendatang. Keduanya merupakan petarung pada disiplin olahraga yang berbeda.

McGregor, yang adalah petarung Mixed Martial Art (MMA), berani mengajak Mayweather bertarung menggunakan aturan tinju. Mayweather punya rekor tak terkalahkan semasa aktif.

Jose Aldo, petarung UFC yang pernah ditumbangkan McGregor hanya dalam waktu 13 detik, menyebut rivalnya sudah membuat keputusan nekat. Perbedaan tinju dengan UFC dinilai akan membuat McGregor kalah telak.

Tidak ada cara untuk McGregor mengalahkan Mayweather. Mayweather sudah melakukannya (tinju) seumur hidupnya, itu adalah olahraga yang berbeda.
Setelah pertarungan melawan Mayweather, dia akan kehilangan jutaan dolar. Mungkin dia juga tidak akan pernah bertarung lagi.

Sebelumnya McGregor membuat postingan di Twitter yang memperlihatkan semangatnya menghadapi Mayweather. Ia mengunggah foto sedang berlatih dan memberinya caption ‘Anda bisa berlari, tapi tidak akan bisa bersembunyi.’

Aldo juga menyindir motivasi McGregor dalam pertarungan ini. Janji-janjinya bakal menjadi petarung terhebat dengan merobohkan Mayweather dalam empat ronde cuma omong kosong. “Itu cuma bercanda. Dia cuma melihat uangnya,” Aldo menjelaskan.

Dilansir BBC, pertarungan ini berpotensi menghasikan jutaan dolar untuk masing-masing petarung. Reputasi mentereng Mayweather dan McGregor diyakini mampu menjual banyak tayangan pay-per-view duelnya.

Mourinho Belum Bisa Taklukkan Madrid di Laga Kompetitif

Mourinho Belum Bisa Taklukkan Madrid di Laga Kompetitif

Manchester United menelan kekalahan saat berduel dengan Real Madrid di Piala Super Eropa. Rekor buruk manajer MU, Jose Mourinho, saat bertemu Madrid berlanjut.

Saat menjalani pertandingan di Philip II Arena, Skopje, Makedonia, Rabu (9/8/2017) dinihari WIB, The Red Devils kalah dengan skor akhir 1-2. Gawang yang dikawal oleh David De Gea dibobol oleh Casemiro dan Isco.

Satu gol yang dicetak oleh Romelu Lukaku menjadi balasan Setan Merah. Dia memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Nemanja Matic untuk menjebol gawang yang dikawal Keylor Navas.

Dengan kekalahan ini, Mourinho dicatat Opta belum pernah menang saat berhadapan dengan Madrid di pertandingan kompetitif. Dalam lima pertandingan, dia memetik empat kekalahan dan sekali hasil imbang.

Empat pertandingan sebelumnya, Mourinho menelan tiga kekalahan dan sekali menuai hasil imbang. Dengan kekalahan ini, Mourinho pun membuang kesempatan untuk meraih Piala Super Eropa untuk pertama kalinya.

Nadal Enggan Pikirkan Peringkat Satu Dunia

Nadal Enggan Pikirkan Peringkat Satu Dunia

MONTREAL – Rafael Nadal menegaskan dirinya lebih memfokuskan diri tampil di Montreal Masters pekan ini dibandingkan harus memikirkan meraih peringkat nomor satu dunia. Peluangnya untuk berada di posisi puncak sangat terbuka untuk menggeser Andy Murray dari singgasana Raja tenis dunia.

Jika melihat raihan poin, saat ini Nadal meraih 7465 atau selisih 294 dari Murray. Tak perlu menjadi juara buat Nadal untuk menjadi nomor satu dunia. Hanya dengan tampil di semifinal saja sudah cukup buat petenis asal Spanyol itu merasakan kembali di posisi pincak.

Namun Nadal mengatakan dirinya sama sekali tidak memikirkan soal itu. “Saya tidak memikirkan soal peringkat itu sekarang. Saya hanya berusaha untuk mendapatkan persiapan yang baik,” ucapnya. Selasa (8/8/2017).

“Saya akan terus berusaha untuk bermain seperti yang saya lakukan di awal musim. Jadi jika saya bisa mewujudkannya itu merupakan bagian dari kesempatan yang berhasil saya lakukan,” sambungnya.

Di Montreal Masters yang menyediakan total hadiah USD 4,6 juta atau setara dengan Rp61 miliar itu, Nadal mendapatkan bye di babak pertama. Ia baru akan bertanding melawan pemenang antara Borna Coric dan Mikhail Youzhny.

Jika berhasil meraih kemenangan, di babak ketiga Nadal berpeluang berhadapan dengan runner up turnamen ini pada 2009, Martin del Potro yang sebelumnya berhasil mengandaskan John Isner 7-5, 7-5.