Matic Incar Gelar Juara Premier League di Musim Perdana Bareng MU

Matic Incar Gelar Juara Premier League di Musim Perdana Bareng MU

Sudah cukup lama sejak Manchester United cukup dekat untuk memenangi Premier League. Musim ini Nemanja Matic percaya diri MU mampu jadi juara.

MU sudah empat musim terakhir tak mampu bersaing di perebutan gelar juara. Jangankan mengejar trofi, ‘Setan Merah’ bahkan cuma sekali finis empat besar di periode ini yakni pada 2014/2015.

Menyambut musim baru, MU sudah memperkuat diri dengan baik. Selain Matic, pemilik gelar terbanyak divisi teratas Liga Inggris ini juga membeli Victor Lindelof dan Romelu Lukaku.

Meski baru saja kehilangan trofi Piala Super Eropa usai kalah dari Real Madrid, Matic percaya diri menatap dibukanya musim anyar Premier League. Jelang laga pertama melawan West Ham United di Old Trafford, Minggu (13/8/2017) malam WIB, Matic menegaskan keyakinannya untuk membawa MU juara musim ini.

Kami harus beristirahat dengan baik karena kami punya laga yang sangat penting di hari Minggu melawan West Ham, Matic.

Ini adalah awal Premier League dan pertandingan ini sangat penting untuk kami. Seperti yang Anda tahu, Premier League adalah target utama kami.

Ada banyak pertandingan, ini musim yang panjang. Tapi saya memperkirakan kami untuk tampil baik.

Selamat datang di Milan, Dalbert, dan semoga beruntung untuk petualangan kita bersama!

Selamat datang di Milan, Dalbert, dan semoga beruntung untuk petualangan kita bersama!

Inter Milan – Dalbert menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan Inter setelah ditebus dengan banderol sekitar €20 juta.

Akhirnya resmi mendapatkan tanda tangan Dalbert dari Nice pada bursa transfer musim panas ini dengan banderol dikabarkan mencapai €20 juta.

Pemain berusia 23 tahun tersebut telah menuntaskan tes medis kemarin (8/8) sebelum merampungkan kepindahannya dengan mengikat kontrak selama lima tahun.

Pemain Brasil ini menjadi rekrutan ke-enam Inter, menyusul kedatangan Matias Vecino, Milan Skriniar, Facundo Colidio, Borja Valero dan juga kiper Daniele Padelli.

“Dalbert Henrique Chagas Estevao sekarang sudah menjadi pemain Inter, dengan bek sayap Brasil ini telah menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2022,” tulis pernyataan klub.

Federer Harapkan Nadal Sukses Geser Murray Pekan Ini

Federer Harapkan Nadal Sukses Geser Murray Pekan Ini

Montreal – Pekan ini Rafael Nadal berpeluang menggeser Andy Murray sebagai petenis peringkat 1 dunia. Roger Federer berharap Nadal sukses melakukannya.

Jika Nadal bisa menembus semifinal Rogers Cup pada pekan ini maka petenis Spanyol tersebut dipastikan menjadi petenis putra peringkat teratas yang baru, menggeser Murray.

Nadal sendiri, yang sekarang ada di posisi dua di bawah Murray, belum pernah lagi menyandang predikat tersebut semenjak Juni 2014 silam. Terlebih setelah itu ia harus bergulat dengan sejumlah cedera.

Terkait itu, Federer benar-benar berharap Nadal berhasil dalam misinya tersebut. Namun, ia pun tetap menegaskan rasa hormatnya pada Murray yang saat ini masih memulihkan diri dari cedera setelah tersingkir dari perempatfinal Wimbledon.

Itu akan jadi hal yang masif,” kata Federer, mengenai kemungkinan Nadal kembali menjadi petenis peringkat 1 dunia saat turnamen Rogers Cup berakhir.

“Saya ingat ketika ia masih cedera tahun lalu dan saat ini ia tinggal berjarak beberapa partai lagi untuk bisa menempati peringkat 1. Tampaknya sangat jauh, tapi di saat yang sama juga amat dekat, jadi ia harus menjaga fokus saja.”

Saya berharap ia bisa melakukannya dan jika tidak maka saya ikut gembira untuk Andy yang jadi bisa bertahan lebih lama di posisi 1 karena laju yang ia perlihatkan sudah luar biasa. Saya punya respek besar pada Andy,” ucapnya.

Hadapi Mayweather, McGregor Pertaruhkan Jutaan Dolar dan Kariernya

Hadapi Mayweather, McGregor Pertaruhkan Jutaan Dolar dan Kariernya

McGregor dinilai membuat langkah yang salah dengan menantang Floyd Mayweather Jr berduel. Petarung UFC itu diprediksi akan rugi jutaan dolar dan bisa dibuat pensiun.

McGregor dan Mayweather akan berduel di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, 26 Agustus mendatang. Keduanya merupakan petarung pada disiplin olahraga yang berbeda.

McGregor, yang adalah petarung Mixed Martial Art (MMA), berani mengajak Mayweather bertarung menggunakan aturan tinju. Mayweather punya rekor tak terkalahkan semasa aktif.

Jose Aldo, petarung UFC yang pernah ditumbangkan McGregor hanya dalam waktu 13 detik, menyebut rivalnya sudah membuat keputusan nekat. Perbedaan tinju dengan UFC dinilai akan membuat McGregor kalah telak.

Tidak ada cara untuk McGregor mengalahkan Mayweather. Mayweather sudah melakukannya (tinju) seumur hidupnya, itu adalah olahraga yang berbeda.
Setelah pertarungan melawan Mayweather, dia akan kehilangan jutaan dolar. Mungkin dia juga tidak akan pernah bertarung lagi.

Sebelumnya McGregor membuat postingan di Twitter yang memperlihatkan semangatnya menghadapi Mayweather. Ia mengunggah foto sedang berlatih dan memberinya caption ‘Anda bisa berlari, tapi tidak akan bisa bersembunyi.’

Aldo juga menyindir motivasi McGregor dalam pertarungan ini. Janji-janjinya bakal menjadi petarung terhebat dengan merobohkan Mayweather dalam empat ronde cuma omong kosong. “Itu cuma bercanda. Dia cuma melihat uangnya,” Aldo menjelaskan.

Dilansir BBC, pertarungan ini berpotensi menghasikan jutaan dolar untuk masing-masing petarung. Reputasi mentereng Mayweather dan McGregor diyakini mampu menjual banyak tayangan pay-per-view duelnya.

Mourinho Belum Bisa Taklukkan Madrid di Laga Kompetitif

Mourinho Belum Bisa Taklukkan Madrid di Laga Kompetitif

Manchester United menelan kekalahan saat berduel dengan Real Madrid di Piala Super Eropa. Rekor buruk manajer MU, Jose Mourinho, saat bertemu Madrid berlanjut.

Saat menjalani pertandingan di Philip II Arena, Skopje, Makedonia, Rabu (9/8/2017) dinihari WIB, The Red Devils kalah dengan skor akhir 1-2. Gawang yang dikawal oleh David De Gea dibobol oleh Casemiro dan Isco.

Satu gol yang dicetak oleh Romelu Lukaku menjadi balasan Setan Merah. Dia memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Nemanja Matic untuk menjebol gawang yang dikawal Keylor Navas.

Dengan kekalahan ini, Mourinho dicatat Opta belum pernah menang saat berhadapan dengan Madrid di pertandingan kompetitif. Dalam lima pertandingan, dia memetik empat kekalahan dan sekali hasil imbang.

Empat pertandingan sebelumnya, Mourinho menelan tiga kekalahan dan sekali menuai hasil imbang. Dengan kekalahan ini, Mourinho pun membuang kesempatan untuk meraih Piala Super Eropa untuk pertama kalinya.

Nadal Enggan Pikirkan Peringkat Satu Dunia

Nadal Enggan Pikirkan Peringkat Satu Dunia

MONTREAL – Rafael Nadal menegaskan dirinya lebih memfokuskan diri tampil di Montreal Masters pekan ini dibandingkan harus memikirkan meraih peringkat nomor satu dunia. Peluangnya untuk berada di posisi puncak sangat terbuka untuk menggeser Andy Murray dari singgasana Raja tenis dunia.

Jika melihat raihan poin, saat ini Nadal meraih 7465 atau selisih 294 dari Murray. Tak perlu menjadi juara buat Nadal untuk menjadi nomor satu dunia. Hanya dengan tampil di semifinal saja sudah cukup buat petenis asal Spanyol itu merasakan kembali di posisi pincak.

Namun Nadal mengatakan dirinya sama sekali tidak memikirkan soal itu. “Saya tidak memikirkan soal peringkat itu sekarang. Saya hanya berusaha untuk mendapatkan persiapan yang baik,” ucapnya. Selasa (8/8/2017).

“Saya akan terus berusaha untuk bermain seperti yang saya lakukan di awal musim. Jadi jika saya bisa mewujudkannya itu merupakan bagian dari kesempatan yang berhasil saya lakukan,” sambungnya.

Di Montreal Masters yang menyediakan total hadiah USD 4,6 juta atau setara dengan Rp61 miliar itu, Nadal mendapatkan bye di babak pertama. Ia baru akan bertanding melawan pemenang antara Borna Coric dan Mikhail Youzhny.

Jika berhasil meraih kemenangan, di babak ketiga Nadal berpeluang berhadapan dengan runner up turnamen ini pada 2009, Martin del Potro yang sebelumnya berhasil mengandaskan John Isner 7-5, 7-5.

McGregor Terus Alami Peningkatan Kemampuan

McGregor Terus Alami Peningkatan Kemampuan

LAS VEGAS – Kurang dari tiga pekan lagi sebelum debut tinjunya melawan Floyd Mayweather Jr, Conor McGregor terus mengalami perkembangan di dalam kamp pelatihannya. Demikian sebagaimana diungkapkan pelatih McGregor, Owen Roddy.

McGregor, yang berhasil menjadi juara di kelas bulu dan kelas ringan UFC, akan bertanding tinju melawan petinju yang pernah menjadi juara di lima kelas berbeda, Floyd Mayweather Jr pada 27 Agustus 2017 di T-Mobile Arena di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

Kendati mitra sparing McGregor, Paulie Malignaggi mengambek dan telah meninggalkan kamp pelatihannya beberapa hari lalu, namun petarung asal Republik Irlandia bersama timnya masih tetap bersemangat untuk mematangkan persiapan melawan Mayweather Jr.

“Kami semua sangat bahagia dan sangat bersemangat. Kami punya waktu sekitar tiga minggu lagi, jadi akan ada perbaikan besar lagi,” terang Roddy mengenai latihan sparing McGregor, sebagaimana dilansir Sky Sports.

“Conor terus berkembang setiap hari, Conor hari ini lebih baik dari pada Conor kemarin, membaik setiap hari, setiap minggu,” imbuh sang pelatih.

Roddy memuji McGregor sebagai seorang anak didik yang baik, memiliki kemampuan yang hebat dalam segala hal. “Saya tidak tahu bagaimana dia melakukannya. Saya belum pernah melihat itu dari siswa manapun,” kata dia.

“Sejak awal kamp sampai sekarang, dia telah membaik secara fenomenal dan dia akan terus memperbaiki diri selama beberapa minggu ke depan. Ini sangat menggairahkan,” ungkap Roddy.

Kontes pertarungan tinju antara McGregor dengan Mayweather Jr nanti rencananya akan berlangsung di kelas menengah junior atau kelas welter super.

Kalahkan Marquez, Rossi Tercepat di Tes MotoGP Brno

Kalahkan Marquez, Rossi Tercepat di Tes MotoGP Brno

Valentino Rossi tampil sebagai pebalap tercepat dalam tes MotoGP di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Rossi mengalahkan catatan waktu milik Marc Marquez.

Sehari setelah balapan MotoGP Republik Ceko di Brno, tes resmi MotoGP digelar di tempat yang sama pada Senin (7/8/2017). Dalam tes ini, tim-tim mendapatkan kesempatan untuk menjajal ban depan Michelin 2018.

Selain itu, tiap tim juga punya agenda masing-masing dalam tes ini. Yamaha, misalnya, memperkenalkan aero fairing baru untuk motor M1. Yamaha juga mencoba fork karbon anyar.

Repsol Honda fokus ke persiapan mereka menjelang MotoGP Austria pada akhir pekan ini. Baik Marquez maupun Dani Pedrosa menjajal berbagai setelan motor dan perangkat elektronik.

Sementara itu, Ducati masih terus menguji fairing baru mereka yang pertama muncul akhir pekan kemarin. Kalau Jorge Lorenzo sudah mencobanya dalam balapan di Brno, Andrea Dovizioso untuk pertama kali menjajalnya dalam sesi tes.

Rossi, yang melahap total 52 lap dalam tes ini, mengukir waktu tercepat, yaitu 1 menit 55,162 detik. Rossi mencatat waktu tersebut ketika tes tinggal tersisa semenit.

Rossi unggul tipis atas Marquez yang berada di posisi kedua. Selisih waktu di antara keduanya hanya 0,018 detik.

Rekan setim Rossi di Movistar Yamaha, Maverick Vinales, menempati posisi ketiga. Vinales sempat lama menjadi pebalap tercepat, tapi akhirnya dikalahkan Rossi dan Marquez.

Posisi keempat jadi milik Lorenzo. Di belakang Lorenzo ada Johann Zarco, Cal Crutchlow, Dani Pedrosa, Jonas Folger, Andrea Iannone, dan Aleix Espargaro.

Guardiola Bawa Gaya Barca ke City

Guardiola Bawa Gaya Barca ke City

Yaya Toure mengungkapkan bahwa Pep Guardiola tak hanya menuntut timnya untuk menang, tapi juga main cantik. Hal ini berlaku di Barcelona dan juga Manchester City.

Datang ke City pada musim panas tahun lalu, Guardiola memang langsung melakukan perombakan besar-besaran. Dia mendatangkan pemain-pemain yang cocok dengan filosofi permainannya yang mengandalkan penguasaan bola. Sebaliknya, pemain-pemain yang tak cocok, bahkan sekaliber Joe Hart sekali pun, akan didepak.

Akan tetapi, musim pertama Guardiola di City berujung kegagalan. Tak satu pun trofi baru yang datang ke Etihad Stadium.

Menjelang dimulainya musim baru, Guardiola kembali melakukan belanja besar di bursa transfer demi menyempurnakan tim sesuai keinginannya. Hasil dari belanja itu sejauh ini cukup menjanjikan jika dilihat dari hasil laga-laga pramusim, di mana City menggebuk Real Madrid 4-1 dan Tottenham Hotspur 3-0.

Toure, salah satu pemain paling senior di City, mengungkapkan bahwa para pemain City makin terbiasa dengan gaya main yang diusung Guardiola. Toure sendiri sudah tahu apa yang diinginkan oleh pelatihnya itu sejak keduanya masih di Barcelona.

Mentalitas manajer adalah bermain bagus dan menang. Bukan hanya menang. Kami ingin fans menikmatinya dan kami berusaha melakukan yang terbaik.

Di Barcelona, saya sudah terbiasa untuk main seperti itu. Saya adalah tipe pemain dengan banyak pengalaman. Saya beruntung karena saya terbiasa main di bawah arahan Pep di Barcelona dan saya tahu apa yang dia mau, imbuh gelandang asal Pantai Gading itu.

Tapi, sekarang para pemain City juga sudah terbiasa dan para pemain baru harus beradaptasi dengan cepat karena musim ini akan berat. Kami tak punya waktu lagi untuk belajar. Kami harus melakukannya sesegera mungkin dan siap main.

City akan memulai kiprahnya di Premier League musim ini dengan menghadapi tim promosi Brighton & Hove Albion.

Alasan Conte Tunjuk Courtois Jadi Eksekutor Penalti

Alasan Conte Tunjuk Courtois Jadi Eksekutor Penalti

LONDON – Manajer Chelsea, Antonio Conte, mengungkapkan alasannya memilih Thibaut Curtois sebagai algojo penalti dalam ajang Community Shield kontra Arsenal di Wembley, Minggu (6/8/2017). Menurut Conte, sang penjaga gawang termasuk eksekutor terbaik.

Chelsea dan Arsenal harus melakoni drama penalti setelah mereka berbagi skor 1-1 selama 90 menit. Chelsea sempat unggul terlebih dahulu lewat Victor Moses pada menit ke-47, sebelum disamakan Arsenal melalui Sead Kolasinac pada menit ke-81.

Dalam drama itu, Chelsea kalah 1-4. Conte menunjuk Courtois sebagai penendang kedua tetapi tendangan penjaga gawang asal Belgia itu melambung ke atas mistar gawang Arsenal.

Conte kemudian mengungkapkan alasan memilih Courtois sebagai algoju.

“Courtois adalah salah satu penendang terbaik kami,” ujar Conte dilansir dari SkySports.

“Jika seorang pemain menunjukkan kemampuannya sebagai penendang penalti yang baik saat latihan, saya akan memilihnya dalam adu penalti.”

“Namun, jangan lupa juga selain Courtois, Morata juga gagal dalam menendang penalti.”

Conte juga membahas performa Alvaro Morata serta mengomentari keputusan wasit yang dianggapnya merugikan Chelsea. Menurut Conte, Morata masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan The Blues.

Morata merupakan rekrutan termahal Chelsea yang didatangkan dengan harga 70 juta poundsterling dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini. Tetapi dia justru tampil buruk saat Community Shield karena tak mampu memberikan ancaman berarti kepada pertahanan Arsenal.

Conte juga mengkritik beberapa keputusan wasit Bobby Maddley. Mantan pelatih Juventus ini mengkritik sang pengadil yang memberikan kartu kuning kepada Willian karena dianggap diving di kotak penalti Arsenal.

Menurut Conte, William sebenarnya mendapat ganjalan dari Hector Bellerin sehingga Chelsea seharusnya mendapatkan penalti.

Conte juga kecewa terhadap kartu merah yang diterima Pedro Rodriguez pada menit ke-80. Alhasil, 82 detik berselang setelah pengusiran itu, Arsenal bisa mencetak gol penyama yang berujung adu tendangan penalti.